Beranda Daerah Kades Poja : Saya Tidak Pernah Ukur Sepihak Tanah Abdullah Umar

Kades Poja : Saya Tidak Pernah Ukur Sepihak Tanah Abdullah Umar

5
0

Foto : Kades Poja Robi Darwis

BIMA, LintasRakyat.Net – Kepala Desa Poja Robi Darwis membantah dirinya melakukan pengukuran sepihak sekitar satu hektar tanah Abdullah Umar di so Lamere, Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada 2020 lalu.

Robi mengatakan tidak pernah mengukur sepihak tanah Abdullah Umar seperti diberitakan anaknya bernama Siti Nuraini kepada media online Lintasrakyat.net dengan judul (Siti Nuraini : Kades Poja Berani Sekali Ukur Sepihak Tanah Orang Tua Kami), Selasa (24/8/2021) sore.

“Itu semua tidak benar dan fitnahan terhadap saya,” kata Robi kepada Lintasrakyat.net, Rabu (25/8) pagi.

Robi menjelaskan tanah Abdullah Umar tersebut dilakukan pengukuran karena ada dasarnya dan tidak sepihak.

“Ya, itu saya lakukan ada dasarnya dan tidak sepihak,” ungkap Robi.

Awalnya, kata dia, Abdullah Umar menjual tanahnya dengan harga Rp50 juta. Namun DPnya Rp1.500.000.

Mengingat uang tersebut sudah diserahkan dan kebetulan saat itu ada Program Nasional (Prona), lalu dilakukan proses permohonan penerbitan setipikat.

Tidak lama kemudian, sambung dia, setipikat pun telah diterbitkan oleh BPN Kab Bima. Nah, setelah sertipikat keluar, tiba- tiba Abdullah Umar datang di rumah dan menyampaikan bahwa tanah tersebut sudah tidak jadi dijualnya.

Akibat tanah tersebut sudah terlanjur diterbitkan sertipikat itu, tambah dia, akhirnya dikembalikan disertai dengan surat pernyataan permohonan cabut kembali nama yang ada dalam sertipikat atas obyek tanah itu.

“Jadi, sudah tidak ada yang dipermasalahkan lagi. Semuanya sudah selesai dan mohon sabar menunggu keluarnya sertipikat penggantinya itu,” jelas Robi.

Dia menambahkan mustahil seorang Robi yang notabene seorang Kades mau mengambil tanah atas hak orang lain. Apalagi tanah tersebut sudah diperjualbelikannya ke orang lain.

“Saya tidak mungkin bisa ambil hak orang. Walaupun uang saya Rp1.500.000 itu belum dikembalikannya hingga sekarang. Bagi saya itu tidak apa- apa,” pungkas Robi. (Habe)

Artikel sebelumyaMisteri Kasus Panah Korban Rizki Faujan Desa Talabiu Terungkap
Artikel berikutnya27 Bulan Ratusan Karyawan PDAM Bima Belum Digaji, Kuasa Hukum Adi Lapor ke Disnaker NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here