Beranda Peristiwa Uncategorized Zulhas Tegaskan Oknum Penimbun Oksigen Adalah Penjahat Kemanusiaan

Zulhas Tegaskan Oknum Penimbun Oksigen Adalah Penjahat Kemanusiaan

7
0

JAKARTA, LintasRakyat.Net – Seorang Kader Bela Negara FKBN DPW DKI dan Kadiv Humas /Kemitraan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menyatakan oknum penimbun oksigen adalah penjahat kemanusiaan.

Perbuatan mereka bukan hanya melanggar hukum, tapi mereka adalah penjahat kemanusiaan, karena saat warga sangat membutuhkan oksigen, mereka memiliki kemampuan mendatangkan oksigen, tapi dipakai untuk aktivitas ilegal.

“Itu kan jelas kejahatan akan berdampak menghilangkan nyawa orang di rumah sakit. Terlebih lagi orang yang tengah jalankan isolasi akibat terpapar virus COVID-19,” kata Zulkarnain kepada Lintasrakyat.net pada Jumat (6/8/2021).

Zul sapaan akrabnya mengemukakan yang berkaitan dengan tabung oksigen atau merubah menjual memperdagangkan tabung oksigen adalah pernuatan pidana kejahatan. Apalagi yang sudah dimodifikasi.

Zul menyebutkan regulasinya jelas dan terlihat pada UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Dalam Pasal 197 tegas mengatakan bagi pelaku melanggar ketentuan tersebut dipidana penjara paling lama 15 tahun. Belum lagi ketentuan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Zul menyarankan khususnya kepada para retail agar tidak mencoba menyimpan atau menaikan harga tabung oksigen, karena itu merugikan diri kawan- kawan.

“Kami para jurnalis Ibu Kota akan terus pantau. Apabila kami temukan, jangan sampai kawan- kawan menyesal kemudian hari,” jelasnya.

Zul menambahkan atas temuan itu pun bukan hal tidak mungkin kawan- kawan berujung dilaporkan hingga ditangkap oleh pihak Polda Metro Jaya guna proses hukum berlaku.

“Kami ingatkan saja agar kawan- kawan itu tidak tersangkut hukum, karena tindakan itu merupakan tindak kejahatan murni,” tegasnya.

Zul berharap kepada Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menindak oknum penimbun tabung oksigen demi keuntungan sendiri.

“Kami tetap membantu polisi menindak pelaku penimbun oksigen, karena itu tak boleh,” pungkas Zul yang juga jurnalis Lintasrakyat.net di Jakarta itu. (M Zaenal)

Artikel sebelumyaSeorang Pria Ditemukan Tewas di Pohon Jambu Mete Lanci Jaya
Artikel berikutnyaSebuah Pemaksaan dan Keterpaksaan Pada Sebuah Demokrasi—-Nanuralistic Jurisprudence

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here