Beranda Daerah Danramil 1608-02/ Bolo Serahkan Hadiah Peserta Qiraat, Pejuara Tiga Apresiasi

Danramil 1608-02/ Bolo Serahkan Hadiah Peserta Qiraat, Pejuara Tiga Apresiasi

3
0

Foto peserta peraih juara I, II dan III MTQ Kec Madapangga 2021

BIMA, LintasRakyat.Net – Danramil 1608-02/ Bolo Kodim 1608/ Bima menghadiri malam penutupan Mudyabaqah Tilawit Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tengagra Barat di Lapangan Bola Desa Bolo pada Jumat, 18 Juni 2021 malam.

Kehadiran orang nomor satu di Koramil 1608-02/Bolo tersebut langsung direpresenatifkan untuk menyerahkan hadiah kepada peserta juara I, II dan III dalam lomba tilawah qiraat Mujawwaz imam Ibnu Qatsir riwayat Bazzy dan Qumbul pada golongan Dewasa peraih juara dari enam peserta yang tampil sebelumnya.

Tidak hanya itu, pria dari anggota Kopassus itu usai menyerahkan hadiah tersebut, sontak diminta foto bersama ketiga peserta juara I dari Dewasa Desa Bilo, Dewasa Desa Ncandi, dan Dewasa Desa Woro.

Salah satu peserta juara III dalam lomba tersebut, Muhtar yang dikenal sebagai seorang jurnalis Lintasrakyat.net dan juga menahkodai organisasi Media Independen Online (Mio- Indonesia) Kabupaten Bima menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI- Polri khususnya TNI- Polri di wilayah dua Kecamatan Bolo dan Madapangga ini, karena selama berlangsung kegiatan syiar keagamaan seperti ini pun lainnya, kedua institusi ini selalu bersinergi dalam memberikan pengamanan masyarakat patut diapresiasi.

“Saya apresiasi sinergitas kedua institusi ini benar- benar bisa memberi keamanan dan kenyamanan hidup masyarakat khusus masyarkat Madapangga,” kata Muhtar.

Dia mengaku sangat senang mendapat juara pada lomba MTQ tahun ini, meski hanya juara diurutan ketiga. Apalagi bidang yang diikuti ini bukan seperti cara dan teknis serta hukum bacaan seperti dilantunkan peserta lomba bidang yang launnya, tetapi bidang ini memiliki perbedaan bacaan yang sangat luar biasa perubahan, namun menarik.

“Ya, dalam perlombaannya tetap dengan lagu, suara dan hukum bacaan (tajwid), tetapi harus secara benar melafaz ciri qiraatnya,” ujarnya.

Dia pun menjelaskan, berdasarkan penjelasan salah satu para ahli qiraat tersebut ada empat ciri bacaan yang qiraat tersebut yang harus terapkan. Ciri pertama, ciri ha kinayah ketika wasal (sambung). Ciri kedua, silah mim jamak dibaca panjang satu alif atau dua harkah. Ciri ketiga, silah qasar mad munfasil adalah huruf bertemu dengan hamzah dibaca satu alif atau dua harkat. Ciri keempat, silah tafsil hamzah dibaca dengan perbedaan huruf hamzah pertama dibaca ringan dan huruf alif dibaca sesuai hukum bacaan dalam ilmu tajwid.

“Ya, alhamdulillah meski saya hanya belajar stengah hari, tetapi bisa dapat juara seperti dua peserta lain ini,” terang Habe sapaan akrabnya. (Habe- LR)

Artikel sebelumyaPembunuhan Wartawan Marak, Ketum PPWI: Pemerintah Jangan Abaikan Keselamatan Pekerja Media
Artikel berikutnyaMantan Dewan Hakam Jadi Peserta Disorot, Ahmad Suherman Mengaku Dipaksa LPTQ Kab Lewat Pemerintah Kec

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here