Beranda Daerah Disorot Jadi Koordinator BKM Kotaku, Lurah Paruga Tanggapi

Disorot Jadi Koordinator BKM Kotaku, Lurah Paruga Tanggapi

4
0

Foto : Lurah Paruga Kamaruddin

BIMA KOTA, LintasRakyat.Net – Lurah Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat menanggapi terkait sorotan atas jabatannya sebagai Koordinator BKM Kotaku di keluarahan setempat, sebagaimana dikutip dari madambojonews.com pada Jumat, 4 Juni 2021 kemarin.

Lurah Paruga Kamaruddin mengatakan, bahwa sejak tahun 2019 di Kelurahan Paruga ada pembentukan BKM Dana Traha, sesuai aturan panitia pemilihan, di setiap RW itu mengusulkan perwakilan 1 orang per RW.

“Ya, sehingga totalnya sejumlah 6 orang BKM,” kata Lurah Kamaruddin dalam keterangan tertulis yang dikutip redaksi Lintasrakyat.net, Sabtu (5/6/2021).

Ketika nama nama tersebut sudah diusulkan, kata dia, maka dilakukanlah pemilihan Koordinator BKM di Aula Kelurahan Paruga yangg dihadiri juga Faskel dari Kotaku Kota Bima.

“Ya, dari 6 orang calon Koordinator BKM, saya merupakan suara yang terbanyak. Lalu dibentuklah susunan kepengurusan,” ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan arahan dari Kotaku Kota Bima Pak Ridwan, pihaknya (pengurus BKM Kotaku Paruga) yakni 9 orang merupakan pimpinan kolektif. Lalu di dalam proses perjalanan pada 30 Januari 2020 dirinya dilantik menjadi Lurah. Sehari atau dua hari dirinya dilantik, lalu mengumpulkan semua anggota BKM untuk menentukan siapa yang dipilih menjadi Koordinator BKM.

“Ya, karena itulah prosedurnya dari Kotaku. Namun semuanya tidak kata sepakat saya diganti dan meminta saya untuk kembali menjadi Koord BKM. Pun Saya tolak,” ungkapnya.

Lantaran belum ada yang siap Koord BKM kala itu, jelas dia, sehingga pihaknya mengundang Koordinator BKM Kotaku Kota Bima Sri untuk memberikan pencerahan.

“Bahkan waktu itu saya memberikan kesempatan kepada rekan-rekan untuk membahas dengan bu Sri, tapi tidak ada yang siap dan sehingga bu Sri mendatangi saya di ruangan untuk mengajak saya duduk bersama lagi guna membahas Koord BKM tersebut,” jelasnya.

Lurah menambahkan, saat bersama bu Sri itu, pengurus 8 orang menyatakan di depan bu Sri dan kawan- kawan bu Sri, bahwa rekan- rekan 8 orang itu tidak ada yang siap dan memohon kepada Lurah untuk melanjutkan tugas sebagai Koord BKM.

Pengurus itu menanyakan kepada bu Sri, apakah Lurah bisa menjadi BKM? Sontak dijawab bu Sri yakni bisa karena belum ada aturan di Kotaku.

Kala itu juga, tutur dia, bu Sri contohkan ada juga Lurah Kendo beberapa tahun lalu. Selain jadi Lurah, juga menjadi Koord BKM. Itu semakin kuat suara pengurus untuk meminta Lurah untuk jadi Koord BKM sampai sekitar bulan Agustus 2021 ini.

“Saya menjabat sebagai Koord BKM ini bukan atas permintaan saya sendiri, melainkan representasi dari 8 orang pengurus BKM Kotaku ini. Dan selama ini kami berjalan dengan harmonis,” pungkas Lurah.

Sementara itu, Koordinator BKM Kota Bima, Sri yang dicoba dikonfirmasi untuk minta tanggapan terkait berita tersebut melalui chat WhatsAppnya, namun enggan menanggapinya. Chat yang dilayangkan redaksi ini tidak dibalas dan terlihat dua tanda centang biru.

Ditanya lebih lanjut terkait informasi bahwa Lurah Paruga bisa menjadi Koord BKM Kotaku di Kelurahan Paruga itu lantaran dibenarkan secara aturan oleh Koord BKM Kotaku Kota Bima, Sri, lagi- lagi Sri enggan menanggapinya.

Sementara itu juga, Tim Fasilitator Ridwan diminta tanggapan karena disebut namanya oleh Lurah Paruga itu mengatakan, ada teman fasilitator yang tugas di Paruga ini.

“Kalau saya setelah bekerja di program lain dan baru balik lagi di Kotaku dua bulan ini,” kata Ridwan.

Menurut dia, kalau dirinya bisa membantu ketemu langsung, dan media juga kan hanya memberikan, pasti nyaman kalau ditanggapi dengan kepala dingin.

“Nanti saya kirim nomor teman fasilitator yang tugas di Paruga. Yang lebih kapabelitas konfirmasi melalui Korkot KOTAKU Kota Bima,” ujar Ridwan.

Ridwan mengaku, sejak 2019 pindah di program lain di luar Kota Bima, baru 2 bulan ini kembali lagi ke Kotaku Kota Bima.

“Ya, benar saya saat itu lagi membantu di tim fasilitator untuk pelatihan,” ungkapnya.

Ditanya regulasi yang mengatur Lurah bisa jadi Koord BKM Kotaku itu, Ridwan mengajak untuk duduk bersama.

“Yang bagus itu kita semua pihak duduk bersama untuk menyelesaikan ini,” pungkas Ridwan.

Hingga berita ini dirilis, Koordinator BKM Kotaku Kota Bima Sri enggan memberikan keterangan atas kisruh jabatan Lurah Paruga menjadi Koord BKM yang masih kisruh hingga sekarang.

Tim redaksi ini masih membutuhkan informasi semua pihak untuk disampaikan kepada masyarakat. (Habe- LR)

Artikel sebelumyaMelalui Rakorwil, Partai NasDem NTB Targetkan Kursi Pemilu 2024
Artikel berikutnyaPengacara Kondang Elza Syarief Angkat Pitra Romadoni Nasution Sebagai Sekjend Perkumpulan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (PERHAKHI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here