Beranda Daerah Lurah Paruga Jadi Koordinator BKM, Direktur Millennial Institute Angkat Bicara

Lurah Paruga Jadi Koordinator BKM, Direktur Millennial Institute Angkat Bicara

7
0

Foto : Direktur Millennial Institut.

BIMA KOTA, LintasRakyat.Net –Kisruh pengeloaan BKM yang berlarut di Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Nusa Tenggara Barat mengundang reaksi sejumlah elemen masyarakat setempat. Salah satunya, Direkttur Millennial Institut Iman Mulya angkat bicara.

Iman menilai seorang Lurah tidak mampu menjaga etika atas jabatan diamanatkan masyarakatnya dan tentu membuat kegaduhan di dalam menjalankan fungsi penyelenggaraan pemerintahan.

“Ya, aturan mana membenarkan seorang Lurah bisa jadi Koordinator BKM? Apalagi jabatan diemban dalam BKM itu sangat strategis atas program Kotaku dari Kementerian PUPR ini patut diusut tuntas,” tegas Imam yang dikutip dari madambojonews.com, Jumat (4/6/2021).

Menurut dia, subtansi permasalahan yang dimaksud bukanlah perkara masuk atau tidaknya Lurah tersebut dalam kepengurusan BKM pun KSM, tetapi eksistensi Lurah Paruga dalam merangkap jabatan sebagai Koordinator BKM akan tumpang tindih dengan fungsinya sebagai pengawas atau pengontrol kelangsungan pekerjaan program Kotaku yang dikoordinir BKM serta dilaksanakan KSM.

Kalau Lurah merangkap jabatan, sambung dia, pasti akan tumpang tindih dengan fungsi kontrol terhadap BKM. Salah satu contoh dengan menganalogikan individu mengontrol individu yang sama. Dengan fakta demikian apakah dapat mewujudkan fungsi kontrolnya secara maksimal? Tidak kan!

“Masa seorang Kamaruddin mengontrol pekerjaan Kamaruddin. Ya, dalam artian orang yang sama pula,” tuturnya.

Sementara terkait Juknis LPJ pekerjaan Kotaku, Imam mengaku sudah mengantonginya dan akan mengadvokasi masalah terkait dengan menggunakan lembaga studi dan advokasi miliknya yaitu milenial institut. 

“Saya sampaikan bahwa proses advokasi akan bermuara pada pelaporan masalah pintu air tahun 2020 lalu dengan perkara rangkap jabatan Lurah sekaligus Koordinator BKM,” pungkas akademisi gelar Sarjana Strata 2 itu.

Sementara itu, Lurah Paruga belum dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. (Habe- LR)

Artikel sebelumyaPemdes Woro Bentuk Panitia Pemilihan Karang- Taruna
Artikel berikutnyaBupati Bima Bersama Menteri PUPR Letakan Batu Pertama 185 Rumah Relokasi Rumah Layak Huni di Desa Tambe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here