Beranda Headline Wartawan Tak Boleh Kalah Oleh Aksi- Aksi Premanisme

Wartawan Tak Boleh Kalah Oleh Aksi- Aksi Premanisme

4
0

Foto : Ketum Mio Indonesi AYS Prayogie bersama staf ahli Presiden Joko Widodo, Moeldoko

JAKARTA, LintasRakyat.Net – Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogi meminta agar kepada para wartawan sebagai rekan sejawat, agar tidak boleh menyerah dengan aksi-aksi yang dilancarkan para preman di nusantara tercinta ini.

“Wartwan tidak perlu takut dari pihak manapun selama dalam melaksanakan tugas selalu taat dan patuh pada aturan,” tegas Yogie di Mabes Polri, Jakarta, Senin ( 31/5/22).

Penegasan Yogie disampaikan kepada Skandalcom, terkait pembakan rumah pemilik media online di Siantar, Sumut oleh orang tak dikenal (OTG).

Yogie mengutuk keras kepada pelaku yang telah melakukan tindak pembakaran terhadap rumah milik pewarta di Kota Siantar.

Karenanya, kata dia, demi mengembalikan marwah profesi wartawan dan tegaknya hukum, aparat setempat diminta untuk segera melakukan penyelidikan apa yang menjadi motif aksi pembakaran tersebut.

“Jika aksi pembakaran tersebut dilakukan oleh pelaku berkaitan dengan pemberitaan, maka saya instruksikan kepada seluruh Media member Mio Indonesia untuk menaikan berita ini secara massif di medianya masing masing,” tandasnya.

Sementara itu, hasil investigasi media di lapangan, diduga pembakan ini terkait dengan pemberitaan

Konfirmasi kepada pihak korban (pewarta), terkait kasus besar yang ditulisnya pada 3 bulan terakhir.

Sumber menyebutkan, ini bisa menjadi jendela untuk menguak terhadap motif aksi pembakaran tersebut. Sebagaimana diberitakan tabloidskandal.com, salah
satu rumah kediaman pemilik media online di Kota Pematangsiantar Bamby Lubis dibakar oleh OTK, Sabtu (29/5/2021) sekira jam 03.30 WIB dini hari.

Kejadian pembakaran Oleh OTK tersebut terjadi di jalan Jorlang Hataran no 9, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara.

Dari Keterangan warga setempat, OTK pelaku pembakaran tersebut menggunakan 1 unit roda empat dan 1 unit sepeda motor berbonceng 3 orang.

“Namun dikira maling ternyata membakar rumah” karena kami melihat OTK tersebut setelah melakukan pembakaran di rumah kediaman miliknya mertua Bamby Lubis. Wargapun sempat melempari OTK pelaku pembakaran tersebut dengan batu ucap salah satu warga sekitar.

Kini, Bamby Lubis bersama mertua melaporkan OTK pelaku pembakaran rumah kediaman milik mertuanya ke Mapolres Kota Pematangsiantar. (Tim)

Artikel sebelumyaGubernur NTB : Sebarkan Informasi Bermanfaat untuk Kemajuan Daerah
Artikel berikutnyaMTQ Desa Rasabou Dibuka Camat Bolo, Masyarakat Antusias

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here