Beranda Daerah Optimalisasi Keterbukaan & Transparan, Pemdes Taloko Pasang Papan APBDesa

Optimalisasi Keterbukaan & Transparan, Pemdes Taloko Pasang Papan APBDesa

3
0

BIMA, LintasRakyat.Net –Pemerintah Desa Taloko, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat melakukan pemasangan papan informasi Anggaran Pendapatan & Belanja Desa (APBDesa) tahun anggaran 2021 di depan Kantor Desa setempat, Senin, 25 Mei 2021 pagi.

Kepala Desa Taloko, Kasim mengatakan pemasangan papan informasi tersebut, guna mengoptimalisasi keterbukaan dan transparan di dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Kami lakukan itu agar masyarakat dapat mengawal secara langsung atas pelaksanaan APBDesa,” ungkap Kades kepada Lintasrakyat.net, Senin.

Menurut dia, papan informasi itu selain diatur Undang- undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2018 tentang Informasi Keterbukaan Informasi Publik tersebut, juga tuntutan Undang- undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Bersih & Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Ya, itu tujuan utamanya agar pengelolaan keuangan negara baik bersumber dana desa (DD dari APBN), anggaran dana desa (ADD dari APBD II), pun anggaran bantuan pendapatan retribusi daerah (BPRD). Seluruhnya mesti diketahui masyarakat secara rinci per item bidang kegiatan,” terangnya.

Gorin sapaan akrabnya itu menegaskan dengan telah dipajangkan informasi APBDesa itu, sehingga masyarakat bisa efektif mengetahui item kegiatan yang dicapai selama satu tahun anggaran berjalalan, baik kegiatan bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat desa dan pembinaan kemasyarakatan desa.

“Ya, kalau ada suatu kegiatan yang janggal atau belum selesaikan, nanti masyarakat bisa melaporkan ke BPD pun kades untuk tindak lanjutnya. Terpentung mari kita bersinergi mengawal dana desa ini secara optimal,” imbuh Kades. (Habe- LR)

Artikel sebelumyaBabinsa Rade Gandeng Stakeholder Selesaikan Kesalahpahaman Kedua Warga Binaan
Artikel berikutnya18 Provinsi Ikuti Diskusi Publik Peran Media Tangkal Berita Hoax dan Radikal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here