Beranda Daerah Dandrem 162/WB Cek Progress Pembuatan Jembatan Acrow Panel di Bima

Dandrem 162/WB Cek Progress Pembuatan Jembatan Acrow Panel di Bima

4
0

Penulis : Imam
Ediror : Muhammad Aris

BIMA, LintasRakyat.Net – Danrem 162/Wira Bhakti (WB), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI AD Ahmad Rizal Ramdhani mengecek tiga pembangunan jembatan Acrow Panel di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (15/4).

Danrem yang didampingi Dandim 1608/ Bima, Letkol Teuku Mustafa Kamal, Danramil 1608-02/Bolo, Kapten Inf Ibrahim dan Kapolsek Madapangga, IPTU Ruslan menyasar di lokasi jembatan penghubung Desa Bolo dan Rade, jembatan penghubung Desa Woro dan Mpuri, dan jembatan penghubung Desa Campa dan Desa Woro, disambut antusias pemerintah desa, camat, dan masyarakat tampak TNI dan rakyat tidak ada pemisah.

Pada kesempatan tersebut, Danrem mengatakan, kehadiran dirinya bersama rombongan dari Korem dan Kodim 1608/ Bima hari ini yakni untuk memastikan progress pembuatan tiga jembatan yang rusak bahkan putus akibat dihantam banjir bandang pasca hujan deras mengguyur wilayah Madapangga khususnya dan Bima umumnya pada 2 April lalu.

“Saya hadir di tiga lokasi jembatan ini selain cek langsung progress pembuatan jembatan, juga untuk bersilaturrahmi dengan rakyat. Karena bagi TNI, rakyat adalah ibu kandung TNI. Sebaliknya, TNI adalah anak kandung rakyat. Jadi, jika rakyat mengalami kesulitan, maka TNI akan sigap turun membatu kapan dan di manapun rakyat berada,” kata Danrem.

Pria bintang satu di jajaran Korem itu mengaku bangga atas sinergi semua pihak baik TNI AD Yonzikon 13/KE, Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mengerjakan jembatan di masing- masing desanya oleh Satgas ZENI TNI AD Yonzikon 13/KE itu.

“Semoga pembuatan jembatan amanah bapak KASAD Jenderal Andika Perkasa ini cepat selesai agar segera dimanfaatkan seperti sediakala dan aktivitas rakyat pun bisa lancar,” harapnya.

Kesempatan ini juga, tambah Danrem, semua unsur dan elemen masayarakat diharapkan untuk tetap terus menaati protokol kesehatan COVID-19 dengan memakai masker kalau keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir hingga bersih, menjaga jarak, dan tidak berda di tempat kerumunan guna menekan angka penyebaran COVID-19, mengingat wabah itu belum diketahui kapan baru berlalu.

“Kita biasakan prokes guna menghindari penyebaran virus COVID-19. Kan lebih baik mencegah ketimbang mengobati,” ujarnya.

Selain mengecek tiga jembatan, pria yang lugas dan komunikatif itu juga menyambangi Umi Delima dan warga Lanjut Usia (Lansia) di Desa Campa sekaligus memberikan sembako alakadar untuk bekal berbuka puasa mereka.

Di sela- sela kegiatan, Danrem menyampaikan bahwa dirinya datang di Desa Campa yakni meninjau dan mengecek progress jembatan yang putus karena banjir minggu lalu.

Menurut Danrem, meski tujuan mengecek jembatan, namun memanfaatkan waktu untuk silaturrahmi dengan Umi Delima dan keluarga khususnya dan masyarakat Desa Campa umumnya.

“Kami bahagia bisa datang di tengah keluarga Umi Delima. Walaupun hanya beberapa waktu saja. Kalau ada yang dibutuhkan, Umi Delima bisa sampaikan ke kami agar cepat diatasi,” kata Danrem.

Terkait keluhan ibu- ibu warga Desa Rade yang mengaku mengalami krisis air bersih hampir setiap tahun, Akmil 1993 itu berjanji untuk melakukan pembuatan sumur dalam atau pompa hidram.

“Ya, saya perintahkan Dandim Bima untuk membuat program sumur dalam atau pompa hidram itu agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi tiap tahun,” pungkas Danrem.

Artikel sebelumyaPolisi Tangkap Seorang Pemuda Bawa Sabu-sabu Di Praya Timur
Artikel berikutnyaSejak Pagi Hingga Malam, Danrem 162/WB Pantau Pembangunan Jembatan di Madapangga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here