Beranda Daerah Yonzikon 13/KE Gelar Doa Bersama Untuk Kelancaran Dan Keselamatan Pembangunan Jembatan Acrow...

Yonzikon 13/KE Gelar Doa Bersama Untuk Kelancaran Dan Keselamatan Pembangunan Jembatan Acrow Panel

3
0

Yonzikon 13/KE Gelar Doa Bersama Warga Desa Bolo, Kec. Madapangga, Kab. Bima, NTB. (Foto : Ist)

Penulis : Irfan
Editor : Muhammad Aris

BIMA, LintasRakyat.Net – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Banjir Kabupaten Bima, Yonzikon 13/KE menggelar doa bersama yang dihadiri Kasiter Kasrem 162/WB Kolonel Inf Budi Rahmawan dan Danyonzikon 13/KE Letnan Kolonel Czi Alid Setiawan di H. Mansur warga Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Senin (12/4/2021).

Acara doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan dalam pembangunan jembatan acrow panel di desa setempat.

Pada kesempatan tersebut, Kasiter Kasrem 162/WB yang mewakili Danrem 162/WB memperkenalkan diri sekaligus memperkenalkan Danyonzikon 13/KE selaku Dansatgas Penanggulangan Bencana Banjir Kabupaten Bima di hadapan masyarakat peserta doa bersama.

“Keberadaan Satgas Yonzikon di sini untuk membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah membangun tiga jembatan yang rusak akibat banjir, dan kami berharap kehadiran mereka dapat diterima sebagai keluarga oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, dukungan, kerja sama dan doa dari masyarakat sangat diharapkan untuk kelancaran pembangunan jembatan acrow panel penghubung Desa Bolo dengan Rade, maupun perbaikan jembatan di Desa Woro dan Campa sehingga dapat selesai dengan cepat dan segera bisa digunakan.

“Jadi, kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar pekerjaan ini berjalan lancar dan kita semua diberi keselamatan,” harap Kasiter.

Ia juga berharap, melalui doa bersama ini dapat terjalin keakraban, kebersamaan dan rasa persaudaraan yang kuat antara Satgas tanpa adanya tirai pembatas, mengingat TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Bolo Drs. Muhtar H. Idris mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang telah memberikan segala bantuan kepada masyarakat Bolo dalam upaya penanggulangan bencana banjir.

Kehadiran Prajurit TNI khususnya Satgas Penanggulangan Bencana di Kabupaten Bima sangat dirasakan oleh masyarakat karena mereka hadir untuk masyarakat. Mereka datang untuk membangun jembatan Desa Bolo dengan Desa Rade yang putus akibat banjir.

“Sekali lagi terima kasih kepada Kasad, Pangdam IX/Udayana dan Danrem maupun Dandim Bima, yang dengan cepat merespon dan mengirim personel Yonzikon untuk membantu masyarakat kami yang kesulitan untuk memperoleh akses jalan,” tutupnya penuh kebanggaan.

Artikel sebelumyaIstri Para Babinsa Bantu Masak Kebutuhan Korban Banjir. (Foto : Ist)
Artikel berikutnyaAliansi Mahasiswa Lombok Tengah Keluhkan Lambatnya Respon DPRD Kab. Loteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here