Beranda Daerah Wagub NTB Minta Tagana Pelopor Memutus Mata Rantai Covid-19

Wagub NTB Minta Tagana Pelopor Memutus Mata Rantai Covid-19

4
0

Penulis : Adbravo

Editor : Muhammad Aris

MATARAM, LintasRakyat.Net –Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr.Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd meminta kepada seluruh anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) NTB untuk mengambil peran strategis dengan terus memberikan sosialisasi dan pemahaman serta contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Hal tersebut Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB sampaikan saat menjadi Inspektur Upacara Dalam Apel HUT TAGANA ke-17 tingkat Provinsi NTB yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Forum Koordinasi TAGANA NTB dan Forum Koordinasi Pelopor Perdamaian NTB, Rabu 24 Maret 2021 di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB.

“Tagana harus menjadi pelopor untuk memutus matarantai dan penyebaran pandemi Covid-19 di NTB,”kata Ummi Rohmi.

Karna masih merebaknya Covid-19, Ummi Rohmi meminta Tagana untuk menjadi contoh penerapan 5 M yaitu selalu mengkampanyekan cuci tangan, menjaga jarak memakai masker hindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas dalam upaya melakukan perubahan perilaku masyarakat.

Diakuinya, kiprah Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam upaya mencegah dan menekan penyebaran covid-19 di NTB patut diacungi jempol.

Tagana telah memberikan pelayanan dapur umum dan distribusi nasi bungkus untuk masyarakat yang Lockdown, isolasi mandiri, baru datang dari luar daerah, lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Tagana juga melakukan kegiatan penyemprotan desain disinfektan di kantor-kantor dan fasilitas publik. Ikut patroli mencegah kerumunan orang di tempat-tempat umum.

Termasuk, melakukan penyisiran dengan cara berkeliling membawa bantuan paket sembako menggunakan mobil truk untuk memastikan semua penduduk NTB yang terdata sudah menerima paket bantuan covid 19.

“Begitulah peran dan kiprah Taruna siaga bencana atau Tagana menjadi sangat penting,” ucap mantan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur.

Selain itu, Ummi Rohmi meminta Tagana untuk bersinergi dengan multipihak dan menjaga alam.

Karna menurutnya, masalah penanggulangan bencana tidak mungkin diselesaikan sendiri, tapi harus melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga lain dan masyarakat.

“Momentum Hut Tagana ke-17 ini, agar tetap menjaga jiwa kepahlawanannya. Mulai membangun sinergi dengan berbagai pihak dan menjaga alam demi mencegah terjadinya bencana alam,”tandasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB H. Ahsanul Halik saat diwawancarai awak media ini.

Menurutnya seiring perkembangan zaman kondisi lingkungan dan bertambah kompleksnya masalah penanggulangan bencana di daerah, peran Taruna amat penting.

“Disinilah peran dan kiprah Taruna siaga bencana atau Tagana menjadi sangat penting,” kata Kadis.

Menurutnya, Tagana terus berperan aktif dalam menanggulangi bencana alam maupun non alam. Termasuk keaktifannya terjun langsung kelapangan untuk membantu memutus mata rantai Covid.

Saat ini, jelas mantan Kalak BPBD bahwa jumlah Tagana yang tersebar di seluruh kabupaten kota se NTB saat ini sebanyak 820 orang. Jumlah ini adalah potensi yang sangat besar dalam penanggulangan bencana khususnya pada saat tanggap darurat.

“Untuk itu, Tagana akan sigap dalam segala hal terkait kebencanaan dan persoalan sosial lain,”pungkasnya.

Usai kegiatan tersebut, Wagub menyerahkan secara simbolis bantuan 200 paket sembako untuk desa Bilelando Kabupaten Lombok Tengah dan melepas iringan armada transportasi yang menangani bencana, didepan Kadis Sosial Kabupaten/Kota se-NTB.

Artikel sebelumyaWagub NTB Minta Tagana Pelopor Memutus Matarantai Covid
Artikel berikutnyaWagub NTB Minta Kab/Kota Samakan Persepsi Pelaksanaan PPKM Mikro Berbasis RT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here