Beranda Daerah Polresta Mataram Bongkar Warung Sabu Karang Bagu, Pemiliknya Emak-Emak

Polresta Mataram Bongkar Warung Sabu Karang Bagu, Pemiliknya Emak-Emak

3
0

Penulis : Adi Bravo

Editor : Muhammad Aris

MATARAM, LintasRakyat.Net- Satresnarkoba Polresta Mataram meringkus tiga emak-emak yang diduga bandar dan pengedar narkotika jenis shabu.

Diantaranya yang ditangkap adalah SM (39 Thn) yang merupakan bandar kakap kasus shabu di Karang Bagu.

SM ditangkap dengan barang bukti 86,86 gram Narkotika jenis shabu. SM ditangkap beserta dua pelaku lainnya. Yaitu NH (38 Thn) dan HA (38 Thn) yang juga warga Karang Bagu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, Senin 22 Maret 2021 saat memberikan keterangan pers didepan awak media.

“Ini ada tiga orang pengedar Narkotika jenis shabu di Karang Bagu kembali kami amankan. Barang buktinya cukup besar. Ada 86,86 gram shabu yang kami amankan dari ketiganya,’’ ungkap Kapolresta Mataram.

Kapolresta menceritakan bahwa personilnya melakukan penyergapan pada Jumat malam (19/03/2021) sekitar pukul 20.30 wita.

Personilnya menerima informasi tentang rumah milik SM yang kerap dijadikan sebagai tempat jual beli Narkotika jenis shabu.

Rumah SM ini cukup lama diawasi petugas. Karena kerap disebut sebagai pasar atau warung tempat berkumpulnya para bandar sabu Karang Bagu.

‘’Tempat SM ini juga sering disebut warung sabu. Karena bandar shabu sering berkumpul. Di sana menyediakan shabu makanya disebut warung”, ungkapnya.

Personil kepolisian yang kemudian melakukan penyergapan, mendapati ketiganya sedang berkumpul di rumah SM. Dan disaksikan ketua RT dan warga setempat.

Dari ketiganya didapati memiliki shabu dengan berat keseluruhan 86,86 gram. Petugas juga menemukan puluhan klip plastik bening dari ketiganya. Dari ketiganya juga didapati uang tunai dengan jumlah total Rp 50.030.000.

“Uang ini kami indikasikan hasil dari jual beli Narkotika jenis sabu. Kami juga mendapatkan sejumlah alat komunikasi yang dijadikan barang bukti,’’ katanya.

Kapolresta menerangkan bahwa ketiganya memiliki peran yang berbeda. SM disebut sebagai bandarnya. Lalu NH dan HA sebagai kurir yang mengantar barang haram milik SM.

“Itu peran ketiganya. Ada bandarnya dan kurir. Ketiganya ini kita duga pengedar,’’ jelas Heri.

Terungkap juga bahwa SM adalah anak buah dari pengedar Narkotika jenis sabu berinisial AL yang juga asal Karang Bagu. AL adalah bandar Besar Narkotika jenis shabu yang masih diburu.

“SM ini anak buah AL yang masih buron. Bisa dibilang sabu ini sebenarnya milik AL. Tapi oleh SM dipecah-pecah untuk diecer. Misalnya sabunya seharga Rp 6 juta. Dia ecer jadi seharga Rp 100 ribuan. Yang Rp 6 juta bisa jadi Rp 8 juta karena keuntungannya”, papar Kapolresta

Dengan perbuatannya itu, ketiga pelaku terancam dijerat pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009, Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Artikel sebelumyaWali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram Minta ASN Bekerja Kreatif dan Inovatif
Artikel berikutnyaDisiplin prokes, Polsek Woha Gelar Operasi Yustisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here