Beranda Daerah TMMD H+12, TNI Bersama Masyarakat Masih Antusias Bekerja

TMMD H+12, TNI Bersama Masyarakat Masih Antusias Bekerja

6
0

Foto : Kegiatan MMD Regional ke -110 TA.2021 di Wilayah Kodim 1608/ Bima di H+12

Penulis : Muhtar alias Habe

BIMA, LintasRakyat.Net – Pelaksanaan Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regional ke-110 Tahun Anggaran 2021 di Wilayah Kodim 1608/Bima di H+12 (hari yang ke-12), tampak TNI bersama masyarakat masih semangat dan antusias.

Kesulitan medan yang ditempuhnya pun tidak membuat penghalang bagi mereka untuk melaksanakan pekerjaan yang menjadi sasaran program kemanunggalan membangun desa yang di bawah kendali Komandan Satgas TMMD Kodim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal.

Hal itu terlihat TNI bersama rakyat mampu melewati medan yang begitu sulit dilalui seperti di lokasi sasaran pembangunan duiker di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Minggu (14/3).

Kepada pers, Komandan Satgas TMMD Teuku Mustafa mengatakan, sejak dilaksanakan Pra TMMD yang dibuka 2 Maret di Aula Sidang Utama Bupati Bima, Anggota Satgas bersama warga masyarakat tidak pernah surut semangatnya dalam bekerja hingga hari ini. Walaupun medan ini terlihat sulit, namun karena TNI selalu bersama rakyat sehingga tantangan itupun dapat dilalui.

Antusias mereka baik yang muda maupun yang tua patut diberi acungi jempol. Bahkan, tidak ketinggalan para Ibu-ibu pun terlibat dalam kegiatan program kerja TMMD.

Ya, itu semua tentu buah dari seringnya sosialisasi dan rapat koordinasi, serta kedekatan para Babinsa Koramil 1608-07/Monta kepada masyarakat dan pemerintah desa serta para tokoh yang ada sebelumnya,”ungkap Dandim.

Mantan Danyonif Raidersus 744/SYB menambahkan, kekompakan dan kebersamaan antara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan masyarakat sudah tidak diragukan lagi. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, bekerja bersama-sama, saling bahu membahu, senang susah mereka tanggung bersama.

“Semoga kekompakan dan kebersamaan TNI dan masyarakat yang sudah terjalin ini tidak hanya pada TMMD, namun tetap terjaga dan terawat hingga menjadi budaya,”harap pria melati dua kelahiran Aceh Darussalam itu.

Pantauan wartawan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berpusat di tiga desa yang dikenal rawan konflik sebelumnya, tampak teredukasi melalui bakti TNI ini.

Suasana keakraban serta keharmonisan masyarakat dengan anggota TMMD pun tidak bisa dipungkiri lagi. Di sela- sela kegiatan meraka selalu duduk tanpa jarak pemisah karena pangkat, jabatan, maupun status sosialnya. Itu semua mengisyaratkan bahwa masyarakat ingin dihampiri, disapa, dan disentuh lazimnya masyarakat yang lainnya.

Artikel sebelumyaKomandan Satgas TMMD Kodim 1608/Bima Tinjau Langsung Pengecoran Empat Duiker Di Tolouwi
Artikel berikutnyaWalau Hujan & Angin Badai Menerpa, Namun Tidak Membuat Mundur TMMD Kodim 1608/Bima

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here