Beranda Nasional Mahasiswa Asal Indonesia Timur, Berbagi Kasih di Panti Asuhan Maranatha Bandung

Mahasiswa Asal Indonesia Timur, Berbagi Kasih di Panti Asuhan Maranatha Bandung

5
0

foto kegiatan mahasiswa asal Indonesia Timur di Panti Asuhan Maranatha Bandung

Penulis : AYS Prayogie /MIO

BANDUNG, LintasRakyat.Net –Komunitas mahasiswa perantauan yang tengah menuntut ilmu di Kota Bandung dan berasal dari Indonesia Wilayah Timur, mengadakan kegiatan bantuan sosial untuk warga Panti Asuhan Maranatha Bandung, pada Jumat, 12 Maret 2021 siang kemarin.

Kegiatan bantuan sosial yang diinisiasi oleh kalangan mahasiswa perantauan yang tergabung dalam wadah Ikatan Indonesia Timur Bersatu (IITB) dan IMASEPA tersebut, adalah selain dalam rangka berbagi kasih untuk sesama saudara yang berada di Yayasan Panti Asuhan, juga dalam upaya mempererat satu sama lain para mahasiswa perantauan yang berada di Kota Bandung.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Organisasi IITB, Marianus Wangge yang juga menyebutkan bahwa kegiatan ini sebagai upaya menghilangkan stigma buruk, yang seolah-olah orang-orang yang berasal dari wilayah Indonesia Timur itu identik dengan kegiatan negatif.

“Persepsi ini tentunya perlu diluruskan dan menjadi PR bagi kami kedepan guna meyakinkan kepada seluruh masyarakat luas, khususnya bagi masyarakat di Kota Bandung, tempat dimana kami beraktifitas dan juga menimba ilmu,” ujar Marianus Wangge.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua IMASEPA, Flin Numberi. Ia lebih jauh menegaskan bahwa kegiatan dengan tema Berbagi Kasih Dengan Sesama tersebut, guna mencipptakan suasana kebersamaan yang kondusif dimanapun mereka berada dengan tanpa membedakan asal-usul dan warna kulit.

“Dengan diberikan pemahaman bahwa kita adalah semua bersaudara, tindakan tindakan yang mengarah kepada anarkis, premanisme maupun kekerasan dapat dengan sendirinya terhalau , terlebih bahwa kumpulan orang orang Timur yang saat ini berada di Kota Bandung adalah orang-orang yang terpelajar dan senantiasa melakukan kegiatan positif dan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Flin Numberi.

Flin juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan bantuan sosial bagi penghuni Yayasan Panti Asuhan Maranatha Bandung tersebut berjalan sesuai rencana.

Pantauan HINEWS.id pelaksanaan bansos tersebut, yakni berupa pemberian puluhan kotak nasi untuk makan siang dan juga uang itu, berjalan dengan tertib dan diselenggarakan dengan tetap mengacu kepada aturan protokol kesehatan.

Prosesi penyerahan pun dilakukan secara simbolis dengan menghadirkan perwakilan 5 orang anak dari Yayasan Panti Asuhan Maranatha Bandung.

Jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan itu kurang lebih ada sekitar 40 orang, diatur dengan jarak yang telah ditentukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Alusius Revalu selaku tokoh pemuda asal Maluku dan saat ini dia tercatat sebagai salah satu anggota Dewan Penasehat pada Organisasi Maluku Bersatu.

Hadir bersamanya, Dodi Sarwom, Mikhael, Bima dan George selaku sesepuh bagi masyarakat Papua di Bandung.

Acara yang dilaksanakan dengan hikmad dan penuh dengan rasa persaudaraan yang kental tersebut ditutup dengan doa oleh Pendeta Jousep Thene.

Semua bertekad kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan di manapun mereka berada, terlebih bagi kalangan mahasiswa yang berasal dari wilayah Indonesia Timur, keberadaan Kota Bandung ibarat kampung halamannya yang harus dijaga dengan baik, aman juga kondusif.

Artikel sebelumyaEnam DPD Media Independen Online Indonesia NTB Terbentuk
Artikel berikutnyaUpaya Edukasi Masyarakat Digenjot Terus Kodim 1608/Bima

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here