Beranda Daerah Pelaksana Proyek Drainase Di Wawo Jangan- Jangan Hantu

Pelaksana Proyek Drainase Di Wawo Jangan- Jangan Hantu

3
0

Foto proyek drainase jln negara Bima-Sape di Kec. Wawo tidak diketahui pelaksananya

Penulis : Amir

Editor : Habe

BIMA, LintasRakyat.Net –Pembangunan Drainase Jalan Negara Bima menuju Sape di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat menuai kritikan warga.

Salah satu pemuda Desa Ntori yang enggan ditulis namanya dalam berita ini menduga proyek tersebut dikerjakan oleh hantu. Karena menurutnya, pengerjaan menghabiskan uang negara itu dilakukan tidak transparan.

Ia mengaku, pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah menggelontorkan anggaran untuk perbaikan saluran sepanjang jalan negara ini, namun sayangnya dikerjakan asal-asalan.

“Ya, disayangkan pembangunan ini paling lama tiga bulan hancur. Karena campuran semen dan pasir tidak benar. Ketika dicek, pasir saja, dan semennya tidak ada,”ungkapnya ketika diwawancarai media, Kamis (10/3) pagi.

Menurut dia, proyek ini tidak ada papan informasi / atau papan nama proyek. Baik informasi sumber anggaran dari mana, berapa nilai proyek, berapa lama kontrak kerja, dan nama perusahaannya apa? Semua itu tidak ada.

“Jangan – jangan ini proyek hantu. Kalau seperti ini melanggar UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik,”tegasnya.

Ia menegaskan, papan informasi proyek wajib ada. Agar masyarakat tau, dan juga masyarakat tidak dibodohi oleh kontraktor proyek itu. Kan kontarktor habis kerja dapat untung langsung pulang.

“Kontraktornya kami tidak tahu. Tukangnya kami tahu. Semuanya dari Sila dan Dompu. Tidak ada dari Wawo. Sedangkan yang nikmati jalan ini kami masyarakat Kecamatan Wawo,”pungkas dia.

Di hari yang sama, salah satu tukang yang juga enggan ditulis namanya menuturkan, untuk pelaksana atau kontraktornya ia tidak mengetahui.

“Kami tidak tau siapa bos proyek. Karena proyek ini dari pusat. Ya, kami hanya sekadar tukang biasa saja,”katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Yasin yang diminta tanggapan mengatakan, terkait proyek saluran di jalan negara Bima — Sape, ya sebagai Anggota DPRD, dan perwakilan masyarakat Kecamatan Wawo Dapil VI juga ingin jalan ini tetap bagus untuk dilalui.

Menurutnya, karena pengguna jalan ini dari Sabang sampai Merauke. Apalagi ini jalan negara, ya otamatis jalan ini harus benar- benar dijaga dari segi pohon tumbang menghadang jalan, batu batu masuk ke jalan, tanah – tanah dari gunung masuk ke jalan.

“Ya, seharusnya pekerjaan ini menjaga mutunya dan jangan hanya mencari keuntungnya saja,”kata Yasin.

Ia menegaskan, bagi semua proyek yang masuk di Kecamatan Wawo harus kerja benar – benar sesuai gambar, RAB, dan basteknya. Kalau pemborong kerja tidak sesuai gambar dan RAB, sangat di sayangkan.

“Ya, karena itu, bekerja harus benar- benar bisa dinikmati masyarakat banyak,”harap Yasin.

Sementara salah satu Pladen Taufik di lokasi proyek mengaku campuran satu dum truck pasir dan 10 zak.

Artikel sebelumyaWarga Grend Garden Wisata Kalahkan Develover di PN Cikarang
Artikel berikutnyaTMMD H+10 Dandim Bima Motifasi Anggota Satgas dan Masyarakat Pengecoran Duiker

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here