Beranda Daerah Partai Nasdem NTB Buka Ruang Bila Ahyar dan Suhaili Berkenan

Partai Nasdem NTB Buka Ruang Bila Ahyar dan Suhaili Berkenan

2
0

Penulis : Adi Bravo

Editor. : Muhammad Aris

MATARAM, LintasRakyat.Net –Partai Golkar Nusa Tenggara Barat pasca Musda X yang baru saja digelar dan menetapkan H. Mohan Roliskana sebagai Ketua DPD I terpilih menyisakan masalah.

Dua seniornya, Ahyar Abduh dan Suhaili dikabarkan kecewa dan berkomitmen keluar dari partai berlambang beringin. Karena DPP Partai moncong kuning itu mendadak tidak membolehkan mereka maju menjadi calon DPD I.

Padahal diketahuinya kedua senior itu sudah lebih dari setahun menyatakan maju di Musda. Bahkan, Ahyar Abduh mengaku telah mendapat dukungan dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPW Partai NasDem Nusa Tenggara Barat, Muhammad Amin mengangkat suara. Mantan Wakil Gubernur itu menyatakan pintu NasDem terbuka untuk Ahyar dan Suhaili apabila keluar dari Golkar.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Amin saat diwawancarai oleh awak media, Minggu, 7 Maret 2021.

Amin menjelaskan, NasDem terbuka untuk siapapun yang berminat bergabung. Termasuk untuk Ahyar Abduh dan Suhaili.

” Mereka ini tokoh senior Golkar yang kaya pengalaman,”jelasnya.

Namun, kata dia, secara normatif tetap menyarankan agar kedua sosok itu tetap di Golkar.

Amin yang mengawali karir politik di Golkar Sumbawa dengan berbagai jabatan telah diraihnya menyarankan dua pria senior itu untuk tidak pindah partai.

Terkait pernyataan Suhaili yang akan mendeklarasikan diri keluar dari Golkar pasca Musda, Amin yakin itu tidak akan dilakukan. Termasuk juga Ahyar Abduh.

“Beliau-beliau itu adalah kader-kader senior di Golkar dan sudah berkiprah, memberikan kontribusi, maka tidak segampang itu meninggalkan Golkar. Tapi seumpamanya sudah jadi tekad, ya saya kira kita partai terbuka kita di NasDem ini,”paparnya.

Amin menilai kiprah dan kontribusi Ahyar Abduh dan Suhaili sangat besar di Partai Golkar dan tidak segampang itu keluar. Beliau- beliu itu kan senioritas di jaman orde baru.

” Partai Golkar pastinya akan berusaha mempertahankan mereka,”katanya.

Namun, tegas Amin, jika salah satu atau keduanya benar-benar keluar dari Golkar, ia memastikan pintu NasDem NTB yang dipimpinnya terbuka untuk mereka.

Amin meluruskan, tidak tepat penggunaan istilah Nasdem ‘menampung” Ahyar Abduh dan Suhaili.

“Sebab kedua tokoh ini merupakan politisi yang sudah kaliber, sosok politisi yang kaya pengalaman, dan pengetahuan,”tegasnya.

Amin pun yakin kedua tokoh tersebut punya pandangan politik masing-masing. Sehingga keputusannya nanti telah direnungi, dan dicermati secara mendalam.

“Apapun keputusan yang diambil nanti telah melalui pemikiran jernih, dan menyeluruh,” tandasnya.

Artikel sebelumyaCuri Motor Milik Warga Bada Dompu, Pelajar Asal Madapangga Diringkus Polisi
Artikel berikutnyaTim Puma Polres Dompu Ringkus Terduga Pelaku Curanmor Inisal JL Mangge Asi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here