Beranda Daerah Antisipasi Kerumunan Malam Bau Nyale, Polres Loteng Terjunkan 350 Personil Gabungan TNI-Polri

Antisipasi Kerumunan Malam Bau Nyale, Polres Loteng Terjunkan 350 Personil Gabungan TNI-Polri

8
0

LOMBOK TENGAH, LintasRakyat.Net –Sekitar 350 Personil TNI-Polri Lombok Tengah diterjunkan untuk melakukan pengamanan dalam
mengantisipasi kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 pada saat acara puncak malam Baun Nyale, Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Kapolres melalui
Kabag Ops Polres Lombok Tengah Kompol I Kadek Suparta mengatakan Fokopimda dan seluruh stakeholder sudah sepakat bahwa pelaksanaan tradisi Bau Nyale atau menangkap cacing di pantai wilayah Selatan, Kecamatan Pujut Lombok Tengah tahun ini dilaksanakan tanpa adanya perayaan dalam bentuk apapun. Karena akan menimbulkan kerumunan dan bisa menimbulkan klaster baru.

“Bulan Februari kemarin, kami bersama Bupati, Dandim, Kajari, Ketua PN Praya dan seluruh stakeholder turun langsung ke setiap kecamatan untuk sosialisasikan hal tersebut,” ucap Kabag Ops, Kamis (4/3/21)

Sepenuhnya pihak pemda tidak bisa melarang kegiatan tersebut. Karena acara Bau Nyale atau menangkap cacing sudah menjadi bagian tradisi dari masyarakat bahkan sudah masuk dalam kalender event nasional. Kendati demikian, Polres Lombok Tengah tetap menerjunkan personilnya untuk melakukan pengamanan pada saat pelaksanaan acara Bau Nyale.

“Walaupun tidak ada acara perayaan yang disertai hiburan, kami dari Polres Lombok Tengah tetap lakukan pengamanan untuk mengantisipasi kerumunan,” ucap Kabag Ops.

Ia menyampaikan sedikitnya sekitar 350 lebih personil gabungan Polres Lombok Tengah dan Kodim 1620 Lombok Tengah diterjunkan dalam pengamanan acara Bau Nyale pada tanggal 3-4. Dalam pengamanan, personil yang melaksanakan pengamanan dengan melakukan penyekatan diberbagai titik dan pengamanan dilokasi yang berpotensi kerumunan di sepanjang pesisir pantai wilayah Selatan.

“350 orang personil gabungan, kita tempatkan dilokasi yang sudah ditentukan di seluruh wilayah pantai Selatan untuk lakukan penyekatan dan pengamanan,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya berterima kasih atas dukungan serta kerja sama dari seluruh unsur masyarakat Lombok Tengah. Sehingga pelaksanaan Bau Nyale atau menangkap cacing berjalan dengan aman dan kondusif sesuai protokol kesehatan Covid-19.(Adbravo-LR)

Artikel sebelumyaProgram Kerja Dekranas Utamakan Super Destinasi Prioritas
Artikel berikutnyaKabur Saat Penangkapan, HR Berhasil Dibekuk Kembali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here