Beranda Daerah Masyarakat Mulai Abaikan Prokes, Polres Loteng Genjot Operasi Yustisi

Masyarakat Mulai Abaikan Prokes, Polres Loteng Genjot Operasi Yustisi

3
0

LOMBOK TENGAH, LintasRakyat.Net– Semakin hari masyarakat di Lombok Tengah khususnya di Kota Praya banyak yang mengabaikan penerapan protokol kesehatan. Padahal jumlah kasus virus Corona terus meningkat.

Untuk itu, Polres Loteng bersama pihak terkait terus menggelar operasi yustisi di Ruas Utama Jalan Dan Tempat Wisata Kota Praya, Sabtu 13 Februari 2021.

Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Ketut Tamiana dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa razia tersebut tidak saja di pusat Kota Praya saja tetapi dilaksanakan di seluruh kecamatan bahkan sampai tingkat RT yang ada.

“Sesuai kesepakatan Kapolres dan anggota Forkopimda, kami turun di semua Kecamatan. Untuk menertibkan masyarakat yang tidak patuh protkes,”ungkapnya.

Lanjut, selama ini operasi yustisi berlangsung, masih banyak warga yang membandel. Padahal menurutnya, aparat dan pemerintah sudah seringkali mengimbau tentang penerapan protokol kesehatan.

“Tadi kami terapkan bagi pengendara yang kedapatan tidak memakai masker diberikan sanksi. Baik sanksi sosial maupun sanksi denda untuk memberikan efek jera,”lanjutnya.

Kendati demikian, Kompol Ketut mengungkapkan dalam menjalankan tugasnya, Kepolisian selalu melakukan pendekatan humanis.

“Misalnya tadi di tempat-tempat wisata, selain mengingatkan pengunjung, kami memberikan masker gratis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Loteng Kompol I Kadek Suparta menambahkan secara bergiliran jajarannya menyasar jalan-jalan raya pusat Kota di Lombok Tengah.

“Ini untuk mempersempit ruang gerak pengendara yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” paparnya.

Operasi dilaksanakan pagi dan sore, dan hal tersebut merupakan bagian dari usaha mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

Ia sangat berharap masyarakat melalui operasi yustisi ini semakin sadar, patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan

” Karena satu orang yang terpapar, maka dapat mengancam puluhan, ratusan bahkan ribuan orang. Untuk itu, pihaknya tegas menindak siapa pun yang melanggar,”tegas Kabag OPS .(Adbravo-LR)

Artikel sebelumyaKetua PBNU KH Marsudi Syuhud Ikut Beri Tanggapan Soal Laporan Terhadap Din Syamsuddin
Artikel berikutnyaEdukasi Protkes Masyarakat Rasanae, Kodim 1608/ Bima Gencarkan Sosialisasi 3M, 3T dan Vaksinasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here