Beranda Headline Sekjend AMP Nilai Permasalahan Di Papua & Papua Barat Perlu Perhatian Serius

Sekjend AMP Nilai Permasalahan Di Papua & Papua Barat Perlu Perhatian Serius

4
0

PAPUA, LintasRakyat.Net – Sekjend Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Rajid Patiran menilai permasalahan yang ada di Papua dan Papua Barat, Nusa Tenggara Timur perlu mendapatkan perhatian serius.

Rajid menyatakan suara yang disampaikan ke media Lintasrakyat.net ini menyikapi situasi terkini di Papua dan penganiayaan yang telah terjadi kepada anggota AMP, Rabu, 27 Januari 2021.

“Perkembangan akhir-akhir ini di Papua memang sangat perlu perhatian khusus kita semua. Bagaimana kita bersama-sama dengan pemerintah, TNI dan Polri untuk melakukan semua pekerjaan pekerjaan di daerah Papua dengan terukur, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” kata Rajid, melalui WhatsAppnya, Senin (8/2/2021) sore tadi.

Rajid juga mengatakan saat ini pemerintah harus konsisten dalam hal pembangunan di daerah Papua dan Papua Barat. Hal itu tentunya harus berjalan seirama dengan UU Otonomi Khusus Papua. Menurutnya, otonomi khusus merupakan solusi terbaik pembangunan Papua ke depan.

“Saya kira tidak ada cara lain. Otonomi khusus adalah solusi terbaik untuk pembangunan Papua ke depan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rajid mendesak pemerintah dan DPR RI agar segera merevisi UU Otonomi Khusus Papua yang akan berakhir pada 2021. Pemerintah juga diminta untuk menyerap aspirasi masyarakat Papua dengan baik.

“Ya, tentu teman-teman Papua dan Papua Barat mendukung pemerintah untuk melaksanakam revisi undang-undang itu dengan baik. Supaya undang- undangnya bisa bermanfaat baik untuk orang asli Papua dan semua yang hidup di tanah Papua,” pungkasnya.

Rajid juga mengecam segala bentuk penganiayaan yang dilakukan terhadapnya. Dia meminta kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

“Ketika perbedaan pendapat tidak diilhami, maka mereka memilih untuk melakukan kekerasan kepada saya, dan saya meminta kepolisian untuk menangkap aktor dibalik orang yang menganiaya saya,” tegasnya.

Berikut pernyataan sikap Rajid ;

1.Kami aliansi mahasiswa Papua mendukung otsus jilid II dilanjutkan untuk masa depan pendidikan pendidikan Papua.

  1. Mengajak seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat untuk mengawal dana otsus jilid II tersalurkan dengan baik hingga dirasakan oleh seluruh rakyat Papua.
  2. Meminta pemerintah untuk memperbaiki regulasi penggunanaan dana otsus jilid II agar tidak disalah gunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan.
  3. Sekalipun satu di antara kami ada yang teraniaya baik secara fisik pun moral, tapi kami aliansi mahasiswa Papua tetap NKRI dan mendukung otsus jilid II dilanjutkan. (Zulkarnaen- LR)
Artikel sebelumyaProyek GOLD-ISMIA beri pelatihan koperasi & kelompok penambang emas skala kecil di Sekotong
Artikel berikutnyaPantau Prokes di Pasar Lembar, Forkopimda Lobar Gunakan Pendekatan Perempuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here