Beranda Daerah Pasang Kawat di Kebun, Terduga Pelaku Asal Tolouwi Diamankan Polisi

Pasang Kawat di Kebun, Terduga Pelaku Asal Tolouwi Diamankan Polisi

5
0

BIMA, LintasRakyat.Net –Pemilik kebun bernama Ahmad Yasin alias Hama Ntembi asal Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat yang diduga memasang kawat di sekitar kebun jagungnya hingga meregang nyawa korban Syarifudin Mansyur alamat sama, kini telah diamankan Polisi.

Pria berusia (70) untuk menghindari babi hutan merusak tanamannya itu diamankan oleh Tim Puma Polres Bima di kediamannya, Senin, 8 Februari 2021.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui AKP Hanafi mengungkapkan, kejadian bermula pada Sabtu (6/2), korban Syarifudin Mansyur mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar kebun pelaku.

“Ya, akibatnya korban tersengat kabel listrik bertegangan tinggi dan tewas di lokasi kejadian,”ungkapnya.

Lebih lanjut Hanafi mengatakan pemilik kebun yang kini berstatus tersangka membuang mayat korban karena takut ketahuan korban tewas oleh kawat listrik yang dipasangnya itu.

“Karena merasa ketakutan diketahui orang lain terkait kejadian tersebut sehingga kemudian memindahkan mayat korban tersebut dengan cara memasukkan mayat korban ke dalam sarung,”ujarnya.

Lebih lanjutnya lagi Hanafi menjelaskan mayat korban dipikul dan di bawanya menuju perbukitan yang berlokasi di So Doro Sere, Dusun Wane dengan jarak sekitar 1,5 KM dari kebun jagung miliknya.

Pihak keluarga yang mencari korban menghubungi Polisi. Mereka terus mencari dan menemukan motor korban di sekitar kebun jagung terduga pelaku.

“Ya, mayat korban berhasil ditemukan pada Minggu (7/2) pukul 08.00 WITA,”terangnya.

Menurut dia, terduga pelaku yang diintrogasi mengakui perbuatannya karena kelalaiannya. Terduga pelaku dan istrinya kemudian dievakuasi ke kantor Polisi untuk menghindari amarah keluarga korban.

Dia menambahkan keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut marah dan membakar rumah milik terduga pelaku.

Beruntung pelaku telah dievakuasi di kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Mako Polres Bima, guna diperiksa lebih lanjut,” terangnya lagi.

Dia pun mengimbau agar masyarakat tidak lagi memasang kawat listrik untuk mengusir hewan di ladang.

“Ya, hal itu sangat membahayakan nyawa manusia dan tentunya dijerat pidana. Apalagi kasus seperti ini sering terjadi di NTB.(Kanas-LR)

Artikel sebelumyaAnies Raih Penghargaan Bergengsi, Netizen Turut Berdoa
Artikel berikutnyaPolsek Mataram Tindak Tegas Pelanggar Prokes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here