Beranda Headline SPBU prioritaskan premium untuk pengecer, ketimbang masyarakat. YLKI Gorontalo : segera somasi...

SPBU prioritaskan premium untuk pengecer, ketimbang masyarakat. YLKI Gorontalo : segera somasi depot pertamina

2
0

GORONTALO, Lintas Rakyat.Net – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kabupaten Gorontalo Larisman Ishak, SH sangat menyayangkan ulah oknum petugas SPBU yang menjual BBM jenis premium hanya kepada sekelompok pengecer saja, Senin 01 Februari 2021.

Menurutnya pengecer yang dilayani hanya pengecer yang menggunakan motor tangki besar dan mobil pick up, serta mobil-mobil tua yang sudah tidak memiliki surat-surat kendaraan. Hal tersebut sudah merupakan pelanggaran berat.

” Khususnya kondisi SPBU yang ada di Hunggaluwa Kecamatan Limboto itu sangat merugikan Masyarakat, jalur yang melayani BBM Jenis Premium sudah dikuasai oleh antrian panjang dari kendaraan-kendaraan para Pengecer. Dan situlah terjadi transaksi pungli antar petugas SPBU nakal,”ungkapnya.

Padahal masyarakat umum juga butuh BBM Premium , bukan kemudian memprioritaskan pengecer yang memblokade jalur antrian.

Larisman menyampaikan bahwa setelah YLKI Kabupaten Gorontalo menelusuri, ternyata pihak SPBU dan para pengecer dinilai bermain dan ada lobi-lobi untuk menguntungkan masing-masing pihak.

“Para pengecer yang menguasai jalur ke pompa pengisian Premium harus membayar uang tambahan sebesar Rp. 5.000 – Rp. 10.000 per kendaraan ke pihak SPBU,”jelasnya.

Tindakan pihak SPBU yang memungut dana tersebut, menurutnya jelas adalah tindakan Pungli, dan melanggar KUHP Pasal 368.

Larisman menilai pemilik SPBU serta karyawannya sudah tidak lagi mempedulikan pelayanan prima kepada masyarakat Umum (Konsumen). Dan hanya semata-mata mengejar keuntungan serta mengabaikan aturan.

“Nah ini pihak SPBU tidak paham aturan, justru mereka yang melanggar aturan sendiri. Depot Pertamina Gorontalo selaku penanggung jawab juga masa bodoh karena tidak melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh SPBU-SPBU yang ada di Kabupaten Gorontalo,” tambahnya.

Ia juga memperhatikan sikap pemerintah baik Kabupaten maupun Provinsi serta unsur-unsur lain, seolah menutup mata melihat penderitaan masyarakat kecil, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini.

Terakhir, Larisman selaku Ketua YLKI menegaskan, bahwa persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan. Dan pihaknya akan mengambil langkah somasi kepada depot Pertamina Gorontalo.

“Bilamana dengan Somasi ini diabaikan maka YLKI akan mengajukan Gugatan Class Action kepada pihak Depot Pertamina Gorontalo dan Pemilik SPBU,”pungkasnya. (Zulkarnain -LR)

Artikel sebelumyaPendistribusian Vaksin Sinovac Covid-19 Ke KLU Dikawal Ketat Kepolisian
Artikel berikutnyaRSUD Asy-Syifa Lakukan Screening Pejabat Sebelum Vaksin Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here