Beranda Daerah Tak Terima Dicemar & Dihina, Pemilik Akun FB Immawati Dibawa ke Ranah...

Tak Terima Dicemar & Dihina, Pemilik Akun FB Immawati Dibawa ke Ranah Hukum

4
0

BIMA, LintasRakyat.Net – Salah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW), pemilik akun Facebook (FB), yang enggan dicantumkan akun FBnya dalam berita ini, asal Desa Tonda merasa dicemarkan nama baik dan penghinaan dilakukan oleh pemilik akun Facebook (FB), Immawati, asal Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, NTB baru- baru ini korban mengaku telah membawa ke ranah hukum.

“Ya, melalui saudara saya sudah laporkan ke Polsek Madapangga,”kata dia, melalui pesan WhatsAppnya kepada Lintasrakyat.net, Selasa, (26/01/2021) sore.

Dia mengatakan pencemaran nama baik dan penghinaan yang diduga dilakukan pemilik akun FB tersebut yakni dengan kata- kata tidak senonoh melalui messenger akun tersebut. Itu dikirimkan ke messenger. Tindakan pemilik akun FB tersebut terjadi kemarin.

“Kata- kata pemilik akun FB tersebut antara lain, yakni menyatakan ‘saya setan, saya anjing tua’. Itu pun awalnya saya tidak langsung menanggapi, tapi karena anak itu melakukan berulang (lebih satu kali) sehingga saya langsung menelepon saudara saya untuk mewakili saya untuk memasukan laporan, sembari menunggu laporan resmi dari saya melalui pengacara saya, “ujarnya.

Dia pun mengaku sangat menyesali atas sikap Kepolisian Madapangga terhadap penanganan kasus dilaporkannya itu.

“Ko baru saya masukan laporan tiba- tiba saya ditelepon oleh pihak Polsek dengan tujuan meminta saya untuk memberi damai terduga pelaku itu. Saya kesal karena semestinya Polsek tidak harus melakukan upaya- upaya demikian dan mesti tindak lanjut dulu kasus yang saya laporkan itu. Jika kasus saya itu belum bisa diproses karena posisi saya masih di luar negeri, kan tidak harus langsung meminta saya untuk melakukan perdamaian,”tegasnya.

Menurutnya, meski kasus belum bisa diproses lanjut, tapi tidak seharusnya melakukan upaya perdamaian. Kasus yang dilaporkan itu akan terus dikawal hingga adanya kepastian hukum ke Pengadilan.

“Saya akan siapkan pengacara untuk mendampingi setiap tahapan proses hukumnya nanti. Yang jelas, saya akan usut hingga adanya kepastian hukum. Apalagi ini menyangkut wibawa dan harga diri saya,”pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Madapangga IPDA Ruslan melalui Kanit Reskrim BRIPKA Heri Kuswanto membenarkan bahwa kasus yang dimasukan pengaduan oleh korban (TKW), melalui pihak keluarganya adalah terkait pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook FB. Pengaduannya sudah diterima.

Mengingat korban masih di luar negeri dan juga kasus dialaminya itu dilakukan melalui media sosial Facebook (FB), korban diminta untuk datang melaporkan secara resmi di Polres (Tipidter).

“Karena kasus ITE, korban harus datang lapor resmi. Tidak lama kemudian, pihak keluarga korban memediasi hingga legowo untuk menerima permohonan maaf dari terduga pelaku tersebut. Kasusnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan kedua pihak antara terduga pelaku dan korban,”kata Heri, ketika dikonfirmasi, WhatsAppnya, Selasa sore. (Habe-LR)

Artikel sebelumyaMenkominfo Akan Hadiri Pelantikan MIO Indonesia
Artikel berikutnyaDPRD Kota Mataram Gelar Sidang Paripurna Pengumuman Pemberhentian Wali Kota & Wakil Wali Kota

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here