Beranda Daerah Desa Sandue Dilanda Banjir 2 Meter, Puluhan Rumah Warga Rubuh

Desa Sandue Dilanda Banjir 2 Meter, Puluhan Rumah Warga Rubuh

15
0

BIMA, LintasRakyat.Net-Desa Sandue, Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, NTB dilanda banjir akibat hujan deras dengan durasi 1 jam lebih menghantam rumah warga Dusun Lagaga, Desa Sandue, pada Jumat 15 Januari 2021 sekitar pukul 15.12 WITA.

Hujan deras yang datang dari arah barat sungai perbatasan Desa Kore dan Desa Sandue meluap ke arah perbatasan Sandue sehingga menghantam puluhan rumah warga.

Salah satu warga korban banjir Desta mengatakan sebagai warga yang mengalami kebanjiran di rumah sekitar 2 meter menghanyutkan seluruh isi rumahnya.

“Saya hanya bisa menyelamatkan diri dan istri serta anak saya,”katanya saat diwawancara awak media lintasrakyat.net, Jumat kemarin.

Barang-barang berharga seperti sprinbet, kulkas, Televisi, printer, laptop, pupuk 8 sak, mesin sanyo, dan serta barang kecil lainya semua dihantam air, kerugian mencapai puluhan juta.

“Sementara ini saya beserta keluarga mengungsi ke rumah bibi dari istri saya,”ungkapnya.

Beberapa puluhan rumah warga yang mengalami rubuh dan terendam banjir sementara dicatat satu persatu oleh Pemerintahan Desa setempat.

“Warga berharap semoga Pemda Kabupaten Bima melirik musibah yang dialami warga Sanggar ini,”harap Desta.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Bima merespon dan berjanji akan turun di wilayah Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, NTB untuk melakukan pendataan dan memastikan kerugian dialami warga terdampak banjir yang terjadi di semua desa wilayah setempat, pada Jumat, 15 Januari 2021 sekitar pukul 15.30 WITA kemarin.

“Berdasarkan informasi dari Pak Camat Sanggar semalam dan tadi pagi, semua desa di Sanggar ditimpa banjir kemarin,”kata Sekretaris BPBD Indra Nurjaya, S.H ketika dikonfirmasi lintasrakyat.net, Sabtu (16/1).

Hari ini, lanjutnya, Tim BPBD diturunkan ke lokasi, dan
Insya Allah besok akan ke lokasi dengan semua personil. Setelah turun, BPBD akan koordinasikan dengan perangkat tekhnis terkait dalam menanggulangi jumlah kerugian warga.

“Kami BPBD masuk membantu awal untuk tanggap daruratnya saja terhadap korban bencana,”ungkapnya.

Menurutnya, dari sisi kebencanaan Mitigasi perlu dilakukan untuk mengembalikan fungsi hutan baik kepada masyarakat pengolah lahan maupun lahan itu sendiri.

“Ini juga menjadi salah satu tugas semua komponen masyarakat untuk ikut menyadarkan warga agar tidak eksploitasi hutan berlebihan,”harap Indra. (Budi- LR)

Artikel sebelumyaSanggar Langganan Banjir, Seluruh Personil BPBD Kab. Bima Akan Turun di Sanggar Besok
Artikel berikutnyaAntisipasi Banjir & Longsor, Polsubsektor Lakey Gandeng Warga Aksi Gotong-Royong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here