Beranda Politik Menang Pilkada Sumbawa, Tim Kuasa Hukum Mo-Novi Hormati Gugatan Paslon Lain

Menang Pilkada Sumbawa, Tim Kuasa Hukum Mo-Novi Hormati Gugatan Paslon Lain

115
0

Sumbawa, LintasRakyat.Net –
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa melakukan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa di Hotel Senu, Kamis, 17 Desember 2020 pukul 01.50 WITA.

Ketua KPU Sumbawa, M.Wildan yang menjadi pimpinan sidang pleno menyatakan hasil rekapitulasi dan penetapan perolehan suara tingkat KPU ini sebelumnya telah dilakukan secara berjenjang di tingkat PPK.

“Prosesnya benar-benar terbuka, transparan, profesional, proporsional, akuntabel, dan demokratis. Dari 5 Paslon, masing-masing memperoleh suara sesuai dengan data C1 hologram yang dikantongi masing-masing saksi utusan paslon,”ujar Ketua KPU usai pimpin sidang pleno itu.

Dia menyebut, paslon nomor 4, Drs. H. Mahmud Abdullah-Dewi Noviany, S. Pd, M. Pd unggul dari pasangan. Jumlah lainnya.umlah suara sah. Jumlah DPT 337. 145, pengguna hak pilih 277. 879, 274, 866, dan tingkat partisipasi pemilih 82, 42 persen.

Mo-Novi berada di posisi pertama, dengan perolehan 69. 683 suara atau 25, 35 persen, kemudian kedua, diikuti paslon nomor urut 5, Jarot-Mokhlis 68.801 suara suara atau 25,03 persen, ketiga, Talif-Sudir 51.169 atau 18, 62 persen, keempat, Husni-Ikhsan 43.938 suara, atau 15,99 persen, dan kelima, Nur-Salam raih 41.275 atau 15,02 persen.

“Ya, itulah angka-angka hasil rekapitulasi dan penetapan perolehan suara untuk 5 paslon yang telah mengikuti tahapan pilkada serentak tahun 2020. Alhamdulillah semua berjalan aman, damai, dan kondusif,”ungkapnya.

Dia mengatakan, selama proses seluruh saksi hadiri acara pleno dari awal sampai akhir, dan menerima hasil.

“Ya, memang ada beberapa saksi tidak mau tanda tangan D Hasil kabuputen KWK sehingga kami tuangkan dalam D kejadian khusus KWK,”terangnya.

Dia pun menjelaskan, dalam PKPU No.19 Tahun 2020, apabila ada saksi yang tidak mau TTD, KPU tidk memaksa. Proses dan hasil pelaksanaan pleno tetap sah.

“Saksi tidak mau tandatangan berita acara hasil pleno rekapitulasi dan penetapan perolehan suara paslon itu hak konstotusi saksi, tetapi tidak mempengaruhi hasilnya,”pungkas M. Wildan.

Sementara Ketua Tim Hukum Mo-Novi, Kusnaini, S.H., M.H mengatakan rasa bersyukur karena Mo-Novi mendapatkan kepercayaan dari mayoritas masyarakat Sumbawa berdasarkan hasil pleno KPU Sumbawa. Tentu ini tidak lepas dari doa dan ikhtiar seluruh tim pemenangan, relawan, dan para simpatisan.

Katanya, terkait dengan adanya upaya hukum yang ditempuh oleh paslon lain, pihaknya menghormati proses tersebut dan seraya mengajak kepada semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama – sama menjaga kondusifitas masyarakat.

“Ya, kami berharap kepada semua komponen masyarakat untuk tetap berkonitmen menjaga kondusifitas Daerah, merekatkan kembali tali silaturahmi antar kita.
Pilkada sudah berlalu, kita sama – sama hormati proses hukum yang sedang berjalan,”harap Kusnaini.

Terpisah, Calon Bupati pemenang pikada, H. Drs. H. Mahmud Abdullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tim, loyalis, relawan, dan simpatisannya.

Katanya, perolehan suara yang sangat signifikan dan tak terkejar oleh paslon lain mulai dari awal hingga akhir penetapan KPU itu semua berkat kompak dan kerja keras mereka itu.

“Ya, tanpa kerja keras dan masif dilakukan rekan-rekan baik mulai kabupaten, kecamatan, hingga desa, maka sangat tidak mustahil kami berdua bisa keluar sebagai paslon yang menang walaupun sembari menunggu jadwal pengumuman resmi oleh KPU,”ujarnya kepada redaksi via WhatsApp, Jumat (18/12) pagi tadi.

Mantan Wakil Bupati berjiwa sosialis itu menambahkan, pilkada telah usai walau dalam pelaksanaan di era pandemi COVID-19, namun berkat komitmen para pihak KPU, Bawaslu, TNI, Polri, Pemerintah, dan masyarakat sehingga tantangan terhadap pandemi COVID-19 itu dapat dihindari dengan mematuhi protokol kesehahatan COVID-19 telah dianjurkan pemerintah seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Yang alhamdulillah, dengan upaya itu semua kita pun dapat memberikan pilihan demokrasi pilkada tahun ini jauh dari virus COVID itu,”terang Mahmud.

Dia mengimbau, meskipun dalam aktivitas selama ini jauh dan terhindar dari virus yang mematikan itu, namun demi kesehatan pribadi, keluarga, pun orang lain ditekankan lagi untuk mematuhi prokes pemerintah.

“Semoga kita dijauhkan dari wabah Corona Virus Disease tahun 2019 itu, pun wabah tersebut cepat berlalu agar aktivitas kita dapat berjalan lancar,”pungkas pria berdarah Sumbawa itu.

Editor : Jhery Budiman

Artikel sebelumyaMantan Kepala LP Bima Terima Jabatan Baru, Pimred & Karyawan Infobima.com Ucap Selamat
Artikel berikutnyaSambut Hari Juang Kartika, HUT Infanteri dan Tahun Baru 2021 Kodim 1628/SB Karya Bakti Pembersihan Pantai Balad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here