Beranda Daerah Pengacara Ilham Dampingi Klien (Kades Mbawa) Ke Jaksa

Pengacara Ilham Dampingi Klien (Kades Mbawa) Ke Jaksa

540
0

Bima, Lintas Rakyat.Net –Salah seorang Pengacara Ilham H. Adnan, SH tampak terlihat mendapingi Kepala Desa Mbawa, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima di Kantor Polres Bima, Kamis, 5 November 2020 siang.

Kepada Pers, kehadiran pria yang pernah menjadi anggota DPRD Kab.Bima dari Partai Amanat Nasional 2014-2018 itu mengatakan dirinya memberikan pendampingan hukum kliennya sebagaimana dimaksudkan dalam ketentuan Undang-Undang.

“Pada hari ini klien saya akan diserahkan atau dilimpahkan ke Kejaksaan terkait dengan kasus keterlibatan dalam kampanye tahapan Pilkada Bima 2020 yang baru dalam berita acaranya merugikan salah satu pihak,”ungkap Ilham saat keluar Ruangan Penyidik.

Menurut Ilham, adapun keterlibatan ini mari kita buktikan nanti di pengadilan. Apa betul dia terlibat apa tidak, apakah betul adanya keterlibatannya karena unsur yang lain. Pun yang dasarnya Ompu ini dipaksa oleh masyarakat di sana agar dapat mengamankan ketika Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Syfru-Adi turun di Desa Mbawa, khususnya Kecamatan Donggo.

“Karena Ompu menyadari semua ini demi kenyamanan desanya maka dia mengambil jalan tengah dengan cara mengumpulkan semua anak muda dan anak muda memaksakan Ompu untuk sama-sama mereka mengangkat dua jari,”ungkap Ilham.

Disinggung pembina politik, kalau persoalan pembina politik, kata Ilham, pemerintah desa adalah pembina politik, Kepala Desa dan aparaturnya luar biasa dan wajar, tetapi kalau kaitkan dengan Undang-Undang adalah satu pelanggaran menurut penyidik.

Namun, sambung Ilham, mengapa ini harus dilakukan Ompu ada latarbelakangnya.

“Dari pada Ompu digorok oleh anak muda, dari pada melihat desanya tidak nyaman maka dengan terpaksanya melakukan hal tersebut,”jelas Ilham.

Disunggung Euforia, Ilham pun tidak mau mengatakan bahwa itu euforia dari anak muda, tapi yang jelas perannya Kades pada saat itu mengamankan situasi yang ada di desa.

“Mari kita lalui proses ini dengan melihat apa latar belakangnya,”harap Ilham.

Disinggung keadilan, Ilham menyebut terkait keadilan nanti kita melihat dulu apa latar belakangnya sehingga Kades mengambil sikap seperti itu.

“Semoga kasus ini dapat menjadi edukasi bagi para Pemerintah Desa agar menjaga netralitas politik. Kita ciptakan Pilkada Damai & Bermartabat,”pungkas Ilham. (Habe)

Artikel sebelumyaMeski Dihadapkan Wabah COVID-19, Puluhan Personel TNI Kodim 1608/Bima Gagas Bakti Gotong- Royong
Artikel berikutnyaKoramil 1628-02/Sekongkang Bersama Masyarakat Gotong Royong Pembersihan Mushola

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here