Beranda Peristiwa Sempat Kabur, Polisi Ringkus Pelaku Aniaya Korban 54 Tahun

Sempat Kabur, Polisi Ringkus Pelaku Aniaya Korban 54 Tahun

95
0

Dompu, Lintas Rakyat.Net- Tim Puma Polres Dompu meringkus pria GN (35) warga Desa Bakajaya, Kecamatan Woja yang sebelumnya sempat berusaha kabur setelah melayangkan sebilah belati ke arah tumit kaki korban Idrus M. Saleh.

Di mana korban tersebut yakni warga desa yang sama. Akibat tindakan frontal terduga sehingga korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan intensif.

Peristiwa menimpa korban berusia (54) terjadi di Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Setempat, Kamis, 1 Oktober 2020 sekitar pukul 22.00 WITA malam.

Atas tindakan terduga pelaku akhirnya korban melaporkan ke Polisi agar dapat diproses penyidikan, penuntutan, dan peradilan hukum sesuai ketentuan norma dan kaidah hukum berlaku di NKRI tercinta ini.

Terduga pelaku ditangkap di kelurahan setempat, Jumat, 2 Oktober 2020 sekitar pukul 22.30 WITA malam.

Kasat Reskrim melalui Paur Humas Aiptu Hujaifah mengungkapkan, keberuntungan rupanya belum berpihak pada GN, upaya melarikan dirinya harus terhenti di tangan Polisi. GN kembali diringkus sehari pasca peristiwa itu terjadi.

Kerja cepat Polisi dalam melakukan penyelidikan serta penangkapan membuat GN tak bisa lama bebas berkeliaran karena keburu digiring ke Mapolres untuk kepentingan penyidikan.

“Ya, kini GN telah diamankan di rumah tahanan Polres,”ungkap Hujaifah.

Korban mengisahkan, penganiayaan itu terjadi pada Kamis 1 Oktober 2020 sekitar pukul 22.00 WITA di Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja. Saat itu korban menegur GN dengan kalimat dalam bahasa Bima ” Ede heba, arikue,wara pistol na sia kamanae” yang artinya “Wah, hebat sekali adiku ini, rupanya punya pistol

Tak terima dengan perkataan korban, lanjut Hujaifah, terduga pelaku mengeluarkan senjata tajam (sebilah belati) yang diselipkan di pinggang kanannya. Terduga yang saat itu dikuasai amarah hendak menikam korban, namun korban menghindar selanjutnya melarikan diri.

Aby sapaan akrabnya menjelaskan, ketika korban berusaha kabur, seketika itu terduga melayangkan sebilah belati dengan cara melempar ke arah korban dan mengarah ke kaki kiri tepatnya di tumit bagian atas. Atas kejadian itu korban mengalami luka robek selanjutnya melaporkan ke Mapolres.

Mengetahui adanya laporan korban, tuturnya, Kasat Reskrim memerintahkan Tim untuk segera melakukan penyelidikan dan penangkapan, menanggapi perintah Kasat, Tim yang dipimpin Bripka Zainul Subhan bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pencarian keberadaan terduga.

Informasi awal yang didapat bahwa terduga ada di Desa Wawo Nduru, kemudian Tim mencarinya, namun tidak ditemukan. Tak berhenti disitu, tambahnya, Tim kembali mengembangkan informasi dan diketahui terduga berada di kelurahan tersebut.

Selanjutnya, tambahnya, Tim bergeser menuju kelurahan itu alhasilnya, Tim menemukan dan menangkap terduga lalu digiring ke Mapolres.

“Dari tangan terduga, Polisi menyita barang-bukti berupa 1 (satu) bilah belati beserta sarungnya, dan kini GN ditahan untuk menjalani proses hukum pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUH Pidana,”pungkas Aby. (TIM)

Artikel sebelumyaLaporan Yuli Miniarti Merasa Belum Ada Tindakan Hukum, Berry Akan Bawa Ke Polda NTB
Artikel berikutnyaDituding Terlibat Ilegal Logging, Oknum Polisi Lapor Balik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here